Resonansi Working Mom Vs Full Time Mom
Bulan lalu saya iseng ikut challenge #celotehemak yang diselenggarakan Ibu Profesional Semarang. Ehh alhamdulillah, rejeki, dapat hadiah buku "Resonansi"
Buku Resonansi ini karya pejuang literasi dari ibu profesional lho.. Buku ini keren, enak dibacanya. Resonansi mampu mendongkrak semangat saya dalam menjalankan peran terbaik saya, sebagai ibu. Tiap penulis menuliskan kisahnya dengan apik, dan selalu ada hikmah yang bisa dipetik di tiap kisahnya.
Setelah membaca buku Resonansi, saya semakin tersadar, Ibu ibu yang bekerja di ranah domestik, ternyata pernah "memimpikan" posisi saya.
Itu buat campuk untuk diri saya, untuk melakukan peran terbaik yang mampu saya lakukan.
Semakin membuat saya lebih banyak bersyukur akan "posisi" yang allah amanahkan kepada saya.
Sawang sinawang.. iya semua cuman sawang sinanwang. Karena dulu pun, saya sangat memimpikan jadi full time mommy.
Kalau diingat2, Jaman kecil, nulis diary, biodata itu cita2 q tulis jadi *ibu rumah tangga* bukan jadi dokter..
Dan itu malah jadi bahan ledekan sodara2.. huhu..
Sekarang saya paham,
Baik ibu bekerja di ranah publik ataupun domestik, semua sama hebat nya..
Tugas kita hanya mainkan *peran* dengan sebaik-baiknya.
Syukuri dan Nikmati peranmu, Bunda
Buku "Resonansi" dikirim ke rumah sebagai hadiah dari the best of the best #celotehemak ips
Buku Resonansi ini karya pejuang literasi dari ibu profesional lho.. Buku ini keren, enak dibacanya. Resonansi mampu mendongkrak semangat saya dalam menjalankan peran terbaik saya, sebagai ibu. Tiap penulis menuliskan kisahnya dengan apik, dan selalu ada hikmah yang bisa dipetik di tiap kisahnya.
Setelah membaca buku Resonansi, saya semakin tersadar, Ibu ibu yang bekerja di ranah domestik, ternyata pernah "memimpikan" posisi saya.
Itu buat campuk untuk diri saya, untuk melakukan peran terbaik yang mampu saya lakukan.
Semakin membuat saya lebih banyak bersyukur akan "posisi" yang allah amanahkan kepada saya.
Sawang sinawang.. iya semua cuman sawang sinanwang. Karena dulu pun, saya sangat memimpikan jadi full time mommy.
Kalau diingat2, Jaman kecil, nulis diary, biodata itu cita2 q tulis jadi *ibu rumah tangga* bukan jadi dokter..
Dan itu malah jadi bahan ledekan sodara2.. huhu..
Sekarang saya paham,
Baik ibu bekerja di ranah publik ataupun domestik, semua sama hebat nya..
Tugas kita hanya mainkan *peran* dengan sebaik-baiknya.
Syukuri dan Nikmati peranmu, Bunda



Komentar
Posting Komentar